PendahuluanMenjadi orang baik dan bijaksana adalah harapan setiap insan. Orientasinya tentu tidak berhenti pada motivasi agar dianggap atau disebut sebagai orang bijaksana, melainkan lebih pada arti yang sesungguhnya, yaitu seseorang yang memiliki kemampuan dalam mengaktualisasikan akal budinya (pengalaman dan pengetahuannya) dalam setiap tindakan, yang akhirnya akan bermuara pada kedewasaan
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Apa itu sastra?Sastra merupakan luapan emosi manusia yang diungkapkan melalui tulisan maupun lisan. Setiap karya sastra mempunyai keunikan tersendiri dan tidak jarang turut menggambarkan isi hati si sastra sering di pandang sebelah mata dan sama sekali tidak di anggap penting. Bahkan sastra sering di remehkan kemampuannya untuk bertahan dalam ujian waktu dan memberi kita pengetahuan yang hebat. Semua itu terjadi karena adanya stigma dalam masyarakat yang berangapan orang yang lebih condong ke arah sains dan matematika akan lebih sukses dalam kehidupan, dan orang yang lebih bergairah terhadap sastra dan bentuk seni lainnya akan ditakdirkan untuk hidup dengan pekerjaan bergaji rendah dan karir yang tidak memuaskan. Hal itu lah yang akhirnya membuat sastra di pandang sebelah mata. Padahal sebenarnya sastra sangat berguna dan terikat dalam kehidupan. Berikut beberapa manfaat sastra dan mengapa sastra itu penting ?1. Sastra sebagai hiburan Dengan membaca karya sastra para membaca akan terhibur oleh kisah yang di di tampilakan Sastra memperluas cakrawala Sastra akan memperluas pikiran kita. Dengan mempelajari sastra kita mulai belajar, bertanya, dan membangun intuisi dan insting kita. Hal ini akan membantu kita mewujudkan dunia yang luas, tidak hanya dalam lingkup itu itu Sastra menumbuhkan keterampilan menulisDengan sering membaca karya sastra nantinya kita akan terbiasa menulis dan perlahan akan memiliki kemampuan menulis yang baik dan benar. 1 2 Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Hanyamenurut cerita yang terdapat dalam "Cerita Parahyangan", Sanjaya banyak mengadakan peperangan dengan kerajaan-kerajaan sekitarnya untuk meluaskan daerahnya, merampas Sriwijaya, bahkan hingga Kasmir di Birma, dan ke Timur hingga Bali. Berita semacam itu perlu mendapatkan bukti-bukti sejarah lebih lanjut.Sebagaicabang ilmu pengetahuan berdasarkan ajaran Agama Hindu, yang secara khusus membicarakan tentang berbagai macam masalah kehidupan bernegara disebut Nitisastra. Dalam ilmu inilah kita dapat mempelajari berbagai macam konsep tentang kehidupan bernegara,seperti bentuk negara, tujuan negara, kedaulatan negara, kepemimpinan.
4 Tanamkan terus pikiran dan sikap pengendalian diri yang baik, sehingga kita mudah member maaf kepada orang lain dan tidak cepat marah ataupun putus asa. 5. Selalulah berpikir yang baik dan benar, sehingga nafsu atau keinginan buruk yang timbul karena pengaruh lingkungan dan panca indriya, dapat ditiadakan. 6.
Melaluipengetahuan atau Jnana Yoga merupakan cara mengenal tm n dalam diri dengan mempelajari pengetahuan-pengetahuan tentang tm n dalam kitab-kitab suci yang ada. Pengetahuan menuntun manusia mengenal secara logis tm n dalam dirinya melalui metode mendengar dari orang-orang bijaksana, berpikir, dan membayangkan dirinya sebagai roh abadi itu.
GratisDownload Ebook Panduan Investasi Emas untuk Pemula. Kriteria Pemimpin yang Baik dan Layak Dipilih. #1 Self-Managing - Mampu Mengatur Diri Sendiri. #2 Acting Strategically - Bertindak Secara Strategis. #3 Being An Effective Communicator - Menjadi Komunikator yang Efektif. #4 Being Accountable And Responsible - Menjadi Akuntabel
AlQuran adalah sumber kebahagiaan di dunia maupun di akhirat, janji Allah kepada orang yang mempelajari Al-Qur'an bahwa ia tidak akan hidup sengsara, sebab syafaat Al-Qur'an akan ada bersamanya. Nabi Muhammad SAW menjelaskan bahwa Al-Qur'an akan memberi syafaat dihari kiamat kelak kepada orang yang hatinya terdapat Al-Quran. Maka nikmat Argumenpertama kita perlu belajar ilmu tajwid yaitu lantaran hukumnya fardhu 'ain. Artinya, penting buat tiap muslim untuk membaca Al-Qur'an dengan tajwid. Untuk itu, belajar tahsin amat diperlukan supaya bisa membaca Al-Qur'an sama dengan tajwid. Perintah untuk membaguskan bacaan Al-Qur'an juga tertera dalam surat Muzzammil ayat 4. Mengapakita perlu belajar? Dalam benak kita, mungkin yang disebut belajar itu ya selama kita ada di bangku sekolah dan kuliah, mendapatkan nilai yang bagus, masuk jejeran rangking 10 besar, dipuji guru-guru, dan lulus dengan nilai yang baik. Untuk itulah kita perlu belajar, agar kita tidak melakukan kesalahan yang sama di lain waktuNah belajar juga membantu kita dalam memecahkan masalah. Contoh kecilnya, ketika kita ingin menonton acara televisi, maka kita harus mengerti cara menghidupkannya terlebih dahulu. Untuk itu, seseorang perlu membaca buku panduan atau mencoba sendiri agar masalahnya terselesaikan. Dengan demikian, kita belajar menghidupkan televisi karena kita54Hsf.