Namunsyurga yang demikian indahnya dikelilingi oleh hal-hal yang tidak disukai oleh hawa nafsu, seperti keharusan beriman dan beramal sholih, Surga biasanya disebut dengan Jannah, dan inilah nama yang umun digunakan untuk menyebut tempat ini dan segala yang terdapat di dalamnya berupa kenikmatan, kelezatan, kemewahan, dan kebahagiaan. السلام عليكم ورحمة الله وبركاته الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين Halaqah yang ke-73 dari Silsilah Beriman Kepada Hari Akhir adalah tentang “Al-Jannah dan Kenikmatannya Bagian yang Ketiga” Di antara makanan penduduk surga adalah daging burung dan buah-buahan. Mereka akan meminum arak di dalam surga yang tidak memabukkan dan tidak membuat pening kepala. Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman يَطُوفُ عَلَيۡہِمۡ وِلۡدَٲنٌ۬ مُّخَلَّدُونَ ١٧ بِأَكۡوَابٍ۬ وَأَبَارِيقَ وَكَأۡسٍ۬ مِّن مَّعِينٍ۬ ١٨ لَّا يُصَدَّعُونَ عَنۡہَا وَلَا يُنزِفُونَ ١٩ وَفَـٰكِهَةٍ۬ مِّمَّا يَتَخَيَّرُونَ ٢٠ وَلَحۡمِ طَيۡرٍ۬ مِّمَّا يَشۡتَہُونَ ٢١ “Mereka akan dikelilingi oleh anak-anak muda yang akan tetap muda, dengan membawa gelas, cerek dan seloki atau piala yang berisi arak yang diambil dari mata air yang mengalir. Mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk. Dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih. Dan daging burung dari apa yang mereka inginkan” Al-Waqi’ah 17-21 Rasulullah ﷺ bersabda, Di dalam surga ada burung yang lehernya seperti leher unta, Kemudian beliau ﷺ mengatakan, Yang memakannya lebih baik dari padanya Hadits hasan riwayat Tirmidzi Makanan pertama penduduk surga adalah tambahan hati ikan paus HR. Bukhari Maksudnya adalah sepotong daging yang menggantung pada hati ikan paus dan dia adalah bagian yang paling lezat dari hati ikan paus. Di dalam hadits Tsauban Radhiyallahu anhu yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Beliau ﷺ ditanya oleh seorang ulama Yahudi, Apa yang mereka makan setelah itu? Beliau ﷺ berkata, Akan disembelih bagi mereka sapi jantan dari surga yang akan dimakan oleh semua penduduk surga. Ulama Yahudi tersebut berkata, Apa yang mereka minum setelahnya? Beliau ﷺ berkata, mereka akan minum dari mata air di dalam surga yang dinamakan salsabil. Para penduduk surga makan bukan karena lapar, dan minum bukan karena haus. Dan mereka tidak mengeluarkan kotoran. Rasulullah ﷺ bersabda, Sesungguhnya penduduk surga makan dan minum. Dan tidak meludah, tidak buang air kecil, tidak buang air besar dan tidak membuang ingus. Mereka bertanya, Lalu ke mana makanannya? Beliau ﷺ mengatakan, Menjadi sendawa dan keringat, seperti keringat minyak kasturi HR. Muslim Bejana-bejana mereka seperti piring, cangkir dan teko terbuat dari emas dan perak. Rasulullah ﷺ bersabda, Dua surga terbuat dari perak, bejana-bejana keduanya dan apa-apa yang ada di dalam keduanya. Dua surga terbuat dari emas, bejana-bejana keduanya dan apa-apa yang ada di dalam keduanya HR. Bukhari dan Muslim Pakaian penduduk surga terbuat dari sutra, memakai perhiasan dari emas, perak dan mutiara. Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman يُحَلَّوۡنَ فِيهَا مِنۡ أَسَاوِرَ مِن ذَهَبٍ۬ وَلُؤۡلُؤً۬ا‌ۖ وَلِبَاسُهُمۡ فِيهَا حَرِيرٌ۬ “Mereka diberi perhiasan gelang dari emas dan perhiasan mutiara, dan pakaian mereka dari sutra”Al-Hajj 23 Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman عَـٰلِيَہُمۡ ثِيَابُ سُندُسٍ خُضۡرٌ۬ وَإِسۡتَبۡرَقٌ۬‌ۖ وَحُلُّوٓاْ أَسَاوِرَ مِن فِضَّةٍ۬ وَسَقَٮٰهُمۡ رَبُّہُمۡ شَرَابً۬ا طَهُورًا “Mereka akan memakai pakaian dalam dari sutra halus yang berwarna hijau dan memakai pakaian luar dari sutra tebal dan dihiasi dengan gelang dari perak dan Rabb mereka memberi minum kepada mereka dengan air yang sangat bersih” Al-Insan 21 Mereka akan bersandar di atas permadani yang dalamnya terbuat dari sutra tebal Lihat Ar-Rahman 54 Dan akan bersandar di atas sofa yang tersusun Lihat At-Thur 20 Para penduduk surga akan saling bertemu dan bertegur sapa. Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman وَأَقۡبَلَ بَعۡضُہُمۡ عَلَىٰ بَعۡضٍ۬ يَتَسَآءَلُونَ ٢٥ قَالُوٓاْ إِنَّا ڪُنَّا قَبۡلُ فِىٓ أَهۡلِنَا مُشۡفِقِينَ ٢٦فَمَنَّ ٱللَّهُ عَلَيۡنَا وَوَقَٮٰنَا عَذَابَ ٱلسَّمُومِ ٢٧ إِنَّا ڪُنَّا مِن قَبۡلُ نَدۡعُوهُ‌ۖ إِنَّهُ ۥ هُوَ ٱلۡبَرُّ ٱلرَّحِيمُ ٢٨ “Dan mereka akan saling berhadapan dan saling bertanya. Mereka berkata, Sesungguhnya kita dahulu di dunia sewaktu berada di tengah-tengah keluarga kita merasa takut dengan adzab. Maka Allah memberikan karunia kepada kita. Dan memelihara kita dari azab neraka. Sesungguhnya kita dahulu menyembahnya sejak dahulu dan Dia-lah yang Maha Melimpahkan Kebaikan dan Maha Penyayang” At-Thur 25-28 itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini, dan sampai bertemu pada halaqah selanjutnya. وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ Ustadz Abdullah Roy Kota Al-Madinah
SyaikhShalih al-Fauzan - Surga Dikelilingi Dengan Hal-Hal Yang Dibenci Oleh Jiwa Manusia (1 Menitan)[ itu merupakan tempat
rini7497 rini7497 Bahasa lain Sekolah Menengah Pertama terjawab jannah dikelilingi oleh hal-hal yang.... oleh malaikat oleh setan disukai oleh hawa nafsu dengan syahwat dengan syahwat​ Iklan Iklan shepti77 shepti77 Jawaban disukai oleh hawa nafsumaaf klo slh maaci Betumbuk? terimakasih atas bantuannya Iklan Iklan Pertanyaan baru di Bahasa lain Ada berapa operasi hitung matematika yang dapat diginakan di Excel ? sebutkan dan jelaskan berdasarkan tingkat operasi hotungnya Apa bahasa krama alusnya prabu puntadewa watake jujur, ora tau goroh 1. Bagaimana cara berperilaku jujur dalam muamalah, khususnya pada saat bertransaksi jual beli dan pada saat menakar dan menimbang??? Beri 4 empat contoh di Indonesia tentang perwakilan politik dan perwakilan fungsional.​ Ditinjau dari segi lughatan mad artinya yaitu? Sebelumnya Berikutnya Iklan
Reporter: Widya Resti Oktaviana. Sabtu, 7 Mei 2022 18:00. Pengertian Surga Firdaus (Foto Ilustrasi: Unsplash.com) Surga Firdaus adalah surga yang paling tinggi dan mulia. Dream - Setiap umat Islam tentunya memiliki impian masuk surga ketika sudah meninggal. Namun hal tersebut bergantung pada amalan yang telah kita lakukan selama hidup di dunia.
​ ​ Jannah, Hanya Bagi Yang Mempu Membayar Harga . Alhamdulillah Washshalātu wassalāmu alā rasūlillāh, wa alā ālihi wa ash hābihi ajma’in . Gambaran Surga dan Semangat Masuk Surga Yala kurnaedi Kenikmatan dan Tingkatan Kenikmatan Terbesar Disurga – Ustadz Maududi Abdullah, Lc. JALAN KE SURGA -Ustadz Muhammad Halid Syar’ie 22Mb Pembendaharaan Allah Yang sangat Mahal Adalah Surga-Nya –Ustadz Farhan Abu Furaihan 23Mb Masihkah Aku Di Rindukan Surga-Ustadz Bambang Abu Ubaidillah hafizhahullah Kiat-Kiat Meraih Surga-Ust Khaidir SESI 1 SESI 2 بسم الله الرحمن الرحيم . Segala puji bagi Allah Rabbul alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’du Berikut pembahasan tentang, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat, Open Donasi,Sedekah,Waqaf,Infaq kunjungi blog di Ebook Islam Mp3 Kajian Ebook Islam 2 mp3 kajian sunnah 2 Gabung Grup Kajian Sunnah dan Bimbingan Islam GABUNG GRUP WA DAKWAH SUNNAH DAN BIMBINGAN ISLAM IKHWAN AKHWAT =.. . ➡ Jannah, Hanya Bagi Yang Mempu Membayar Harga . ✅ Segala puji kita bagi Allah Rabb semesta atas berbagai macam nikmat yang telah dianugerahkan pada kita semua. Apa pun nikmat yang Allah berikan patut kita syukuri walau itu sedikit. . مَنْ لَمْ يَشْكُرِ الْقَلِيلَ لَمْ يَشْكُرِ الْكَثِيرَ . “Barang siapa yang tidak mensyukuri yang sedikit, maka ia sulit untuk mensyukuri sesuatu yang banyak.” HR. Ahmad . ✅ Semoga kita menjadi hamba Allah yang bersyukur dan dapat memanfaatkan nikmat yang ada dalam ketaatan dan ketakwaan pada Allah. . ‼ Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada Nabi besar Muhammad shallallahu alaihi wa sallam, juga kepada para sahabat, para tabi’in, serta para ulama yang telah memberikan contoh yang baik pada kita. . ✅ Rasulullah bersabda . حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ بْنِ قَعْنَبٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ ثَابِتٍ وَحُمَيْدٍ عَنْ . نَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حُفَّتِ الْجَنَّةُ بِالْمَكَارِهِ وَحُفَّتأ . النَّارُ بِالشَّهَوَاتِ . ‼ Telah bercerita kepada kami Abdullah bin Maslamah bin Qa’nab, telah bercerita kepada kami Hammad bin Salamah dari Tsabit dan Humaid, dari Anas bin Malik berkata, “Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda “Jannah dikelilingi oleh berbagai hal yang tidak menyenangkan dan neraka dikelilingi dengan syahwat.” HR Muslim . ✅ Nabi mengabarkan kepada kita bahwa jannah dikelilingi oleh berbagai hal yang umumnya tidak disukai oleh manusia. Siapapun yang ingin mendapatkan Jannah mesti siap menempuh jalan yang penuh onak dan duri, jalan perjuangan yang melelahkan, pengorbanan harta, tenaga, usia dan bahkan nyawa, kendati hawa nafsu menentangnya. Terpampang pula di hadapannya seribu satu rintangan yang tak diingini oleh nafsu yang cenderung rehat dan berfoya-foya. . ✅ Sebaliknya, neraka terselubungi oleh sejuta pesona yang menggiurkan orang untuk menjamahnya, serasi dengan selera nafsu dan angkara. Sehingga banyak manusia terkecoh oleh jerat dan perangkapnya. . ‼ Teraihnya jannah hanyalah apabila manusia sanggup bermain dengan aturan dan rambu-rambu yang telah ditetapkan oleh Sang Pemiliki Jannah Allah berupa perintah dan larangan. Mengikuti rambu-rambu tersebut membutuhkan kesabaran ekstra dan pengorbanan yang luar biasa. . ✅ Karena umumnya perintah adalah sesuatu yang berat diterima oleh selera hawa nafsunya. Adapun wujud larangan biasanya justru sesuatu yang diingini oleh syahwatnya. Namun inilah harga yang telah ditentukan oleh Pemiliknya. . ✅ Allah mensifatkan keadaan penghuni jannah dengan firman-Nya . وَأَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ وَنَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوَىٰ﴿٤٠﴾ فَإِنَّ الْجَنَّةَ هِيَ الْمَأْوَىٰ ﴿٤١﴾ . ‼ “Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Rabbnya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, maka sesungguhnya jannahlah tempat tinggal nya.” QS An-Nazi’at 40-41 . ✅ Mush’ab bin Umair, rela meninggalkan segala kemewahannya ketika diboikot orang tua sejak masuk Islam. Dari pemuda yang paling keren, paling halus bajunya, paling wangi minyaknya bagaikan photo model dan paling didamba gadis-gadis di Mekah. Akhirnya beliau tinggalkan semuanya karena Islam. Bahkan tatkala syahid di medan perang, hanya burdah yang dimilikinya untuk menutup tubuhnya, jika ditutpkan kakinya kelihatan kepalanya dan jika ditutupkan kepalanya terlihat kakinya. . ‼ Beliau tahu, itulah alat tukar untuk meraih jannah. Demi melihatnya nabi bersabda, “Sungguh di Mekah dahulu aku tidak melihat orang yang lebih halus pakaiannya dan lebih rapi rambutnya daripada kamu. . ✅ Namun sekarang rambutmu kusut masai dan tubuhmu hanya ditutup dengan sehelai burdah.” Lalu beliau bersabda perihal Mush’ab dan pahlawan lain yang gugur . نَّكُمُ الشُّهَدَاءُ عِنْدَ إِنَّ رَسُوْلَ اللهِ يَشْهَدُ أ . اللهِ يَوْمَ اْلقِيَامَةِ . ‼ “Sungguh Rasulullah aku bersaksi bahwa kalian adalah syuhada di sisi Allah pada hari kiamat.” . ✅ Jannah tidaklah disediakan bagi mereka yang tak mau membayar harga, bakhil dalam mengorbankan apa yang dimilikinya untuk mendapatkannya. Bukan pula untuk manusia yang berangan untuk meraihnya namun tak sudi menempuh jalannya. Allah menceritakan perihal orang-orang yang tidak turut serta dalam perang Tabuk . لَوْ كَانَ عَرَضًا قَرِيبًا وَسَفَرًا قَاصِدًا لَّاتَّبَعُوكَ وَلَـٰكِن بَعُدَتْ عَلَيْهِمُ الشُّقَّةُ ۚوَسَيَحْلِفُونَ بِاللَّـهِ لَوِ اسْتَطَعْنَا لَخَرَجْنَا مَعَكُمْ يُهْلِكُونَ أَنفُسَهُمْ وَاللَّـهُ يَعْلَمُ إِنَّهُمْ لَكَاذِبُونَ ﴿٤٢﴾ . ‼ “Kalau yang kamu serukan kepada mereka itu keuntungan yang mudah diperoleh dan perjalanan yang tidak berapa jauh, pastilah mereka mengikutimu, tetapi tempat yang dituju itu amat jauh terasa oleh mereka. Mereka akan bersumpah dengan nama Allah “Jikalau kami sanggup tentulah kami berangkat bersama-samamu” Mereka membinasakan diri mereka sendiri dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya mereka benar-benar orang-orang yang berdusta.” At-Taubah 42 . ✅ Maka adakah pantas bagi seseorang telah mengaku cinta kepada Allah, berangan ingin mendapat jannah, namun ia enjoy dengan maksiat, foya-foya, dan tidak memiliki perhatian terhadapp urusan agamanya? . ‼ Hamba Allah yang tulus ingin mendapatkan jannah akan berupaya memahami ilmu menuju jannah, mengamalkannya dan bersabar atas gangguan yang dihadapannya serta berpaling dari pantangan-pantangan Jannah adalah bukti konkrit manusia yang ingin mendapatkan jannah. . ✅ Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu berkata, “enam perkara, apabila ada pada diri seseorang maka ia betul-betul mencari jannah dan menjauh dari neraka, yakni mengenal Allah kemudian mentaatinya, mengenal setan kemudian memusuhinya, mengenal kebenaran kemudian mengikutinya, mengenal kebathilan kemudian menjauhinya, mengenal dunia kemudian mengesampingkannya menggunakannya untuk kepentingan akherat dan mengenal akherat kemudian memburunya..” Jika para pemburu jannah harus mencurahkan pengorbanan segala yang dimilikinya, bukan berarti para calon penghuni neraka tidak butuh pengorbanan untuk mendaftar menjadi penghuninya. . ✅ Musuh-musuh Islam pun mencurahkan segala tenaga, bersusah payah dan mengorbankan apa yang mereka punya untuk menukarnya dengan neraka. Allah berfirman . وَلَا تَهِنُوا فِي ابْتِغَاءِ الْقَوْمِ ۖ إِن تَكُونُوا تَأْلَمُونَ فَإِنَّهُمْ يَأْلَمُونَ كَمَا تَأْلَمُونَ ۖ وَتَرْجُونَ مِنَ اللَّـهِ مَا لَا يَرْجُونَ ۗ وَكَانَ اللَّـهُ عَلِيمًا حَكِيمًا ﴿١٠٤﴾ . “Jika kamu menderita kesakitan, maka sesungguhnya merekapun menderita kesakitan pula, sebagaimana kamu menderitanya, sedang kamu mengharap dari Allah apa yang tidak mereka harapkan.” QS An-Nisa’ 104 . ✅ Begitupula dengan para pemburu yang melalaikan akheratnya. Belum ada ceritanya para penggandrung dunia merasa puas dengan apa yang telah di tangannya. . ‼ Dia akan senantiasa berjuang, berkorban dan bekerja keras untuk memburu keinginan nafsunya yang mustahil akan didapatkannya. Akan tetapi . عَامِلَةٌ نَّاصِبَةٌ ﴿ ٣﴾ تَصْلَىٰ نَارًا حَامِيَةً . “Bekerja keras lagi kepayahan, lalu memasuki api yang sangat panas neraka.” QS Al-Ghasiyah 3-4 . ✅ Siapapun manusia sesungguhnya ia akan menuai hasil perbuatannya di dunia. Yang kafir ataupun yang mukmin, yang shalih maupun yang thalih, yang kaya ataupun yang papa. Hasil yang diperoleh tergantung dengan besarnya pengorbanan dan tujuan ia berkorban. . ‼ Jika para pemburu neraka berkorban dan berjuang untuk mendapatkan kebinasaannya, tentulah pengorbanan kita untuk mendapatkan kenikmatan Jannah harus lebih dituntut. . ✅ Hendaknya kita tidak segera merasa bangga dan merasa cukup dengan amal yang telah kita usahakan, karena kenikmatan jannah yang disediakan untuk kita terlampau besar bila dibandingkan dengan upaya kita. Imam Syafi’i berkata, “jika anda takut ujub, maka ingatlah tiga perkara, yakni ridha siapa yang dia cari, kenikmatan apa yang dia inginkan dan kebinasaan mana yang hendak dia jauhi. . ‼ Barangsiapa yang merenungkan ketiganya, niscaya akan merasa kecillah apa yang telah dia usahakan. =… _________ Lanjut ke Halaman2 __________ Laman 12
Halyang mempengaruhi adalah budaya, sejarah dan ciri. Seperti masjid Agung Harakatul Jannah yang berada di Desa Pandansari, Kecamatan Ciawi, Bogor. Masjid itu berdiri pada 2006 lalu yang diprakarsai oleh mantan Wali Kota Jakarta Selatan, Syahrul Effendi.
Jakarta - Jannah artinya berasal dari bahasa Arab "Jinan" yang artinya taman atau kebun yang banyak pohonnya. Jannah dalam Islam adalah taman yang diperuntukkan bagi orang-orang yang termasuk golongan saleh atau beriman. Jannah artinya dalam Al-Qur'an merujuk pada gambaran surga. Innalillahi Wainnailaihi Rojiun Artinya Apa? Ketahui Makna dan Waktu Mengucapkannya Yalal Waton Lirik dan Artinya, Ini Lagu Perjuangan Berbahasa Arab Huwannur Lirik Chord, Lengkap Bahasa Arab, Latin, dan Artinya Dalam buku berjudul Ternyata Adam Dilahirkan 2007 oleh Agus Mustofa, kata surga dalam bahasa Indonesia diadaptasi dari pemahaman Hindu "swargaloka" yang artinya gambaran dari negeri para dewa-dewi di langit. Sementara itu, jannah artinya dalam Al-Qur'an merujuk pada gambaran taman indah yang berada di muka bumi. Jannah artinya surga yang demikian itu, juga dijelaskan sama dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI. Jannah adalah tempat keabadian. Jannah artinya alam akhirat yang membahagiakan roh manusia yang hendak tinggal di dalamnya dalam keabadian. Jannah artinya kayangan tempat kediaman Batara Guru Siwa atau surgaloka. Agar lebih memahami, berikut ulas lebih mendalam tentang jannah artinya dalam Islam, gambaran jannah, dan jenis-jenis jannah, Jumat 27/1/2023.Apa yang dimaksud dengan memohon surga?Ilustrasi kebun. Credit artinya berasal dari bahasa Arab "Jinan" yang artinya taman atau kebun yang banyak pohonnya. Jannah dalam Islam adalah taman yang diperuntukkan bagi orang-orang yang termasuk golongan saleh atau beriman. Jannah artinya dalam Al-Qur'an merujuk pada gambaran surga. Dalam buku berjudul 49 Teladan dalam Al-Quran oleh Ririn Rahayu Astutiningrum, jannah artinya dalam Islam adalah surga yang digambarkan berupa taman dengan banyak pohon. Gambaran jannah seperti taman tersebut adalah tempat yang kekal di akhirat, diperuntukan bagi hamba Allah yang beriman. Gambaran jannah pertama kali disampaikan Allah SWT dalam kisah hidup Nabi Adam dan istrinya Hawa. Dalam review tesis berjudul Makna Al-Jannah dalam Al-Quran Studi Prespetif Semantik pada Kisah Nabi Adam 2014 oleh Moh. Hasyim Abd. Qadir, kata Janna atau Jannah sendiri memiliki arti gelap, menutupi dan menyembunyikan. Ini sesuatu yang tidak dapat dijangkau oleh panca indera manusia. Dijelaskan, jannah artinya kebun yang rindang sebagaimana dikisahkan dalam perjalanan Nabi Adam. Pada kisah Nabi Adam, gambaran jannah lebih cocok diartikan sebagai taman atau kebun rindang dan tidak berada di luar planet bumi. Sementara itu, al-Jannah atau jannah artinya sebagaimana kisah Nabi Adam tersebut dinamakan dengan al-Jannah al-Tadri yaitu al-Jannah yang menjadi medan latihan atau tempat latihan bagi Nabi Adam untuk kepentingan kehidupan di bumi yang penuh dengan pancaroba. Gambaran jannah artinya dalam Islam sebagai surga, memiliki luas yang seluas langit dan bumi. Umat manusia yang berada di surga atau jannah akan senantiasa mendapat kecukupan nikmat tanpa kesulitan. Dalam buku berjudul Gambaran Indah Surga oleh Hafidz Muftisany, jannah artinya digambarkan sebagai berikut 1. Jannah artinya surga yang memiliki luas lebih dari luas langit dan bumi. "Dan bersegeralah berlomba-lomba meminta ampunan kepada Allah SWT dan mendapatkan surga yang seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa." QS. Ali Imran ayat 133 2. Jannah artinya surga tempat manusia akan diberi makanan dan minuman lezat yang dapat disantap sepuasnya. “Kepada mereka disajikan piring-piring dan gelas-gelas dari emas, dan di dalam surga itu terdapat apa yang diingikan oleh hati dan segala yang sedap dipandang mata. Dan kamu kekal di dalamnya, mereka terdiri atas berbagai macam jenis, terserah apa saja yang mereka inginkan, semuanya tersedia.” QS. az-Zukhruf ayat 71 3. Jannah artinya surga yang memiliki sungai yang dialiri air susu dan anggur yang tidak memabukkan. “Perumpamaan penghuni taman surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa. Di dalamnya ada sungai-sungai yang airnya berubah rasanya, baunya, sungai-sungai dari air susu, dan sungai-sungai khamar anggur yang tidak memabukkan yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai madu yang murni. Di dalamnya mereka memperoleh segala macam buah-buahan dan ampunan dari Allah. Samakah mereka dengan orang yang kekal dalam neraka, dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga ususnya terpotong-potong?.” QS. Muhammad ayat 15 4. Jannah artinya surga sebagai tempat manusia bisa melihat Tuhannya secara langsung. "Wajah-wajah orang mukmin pada hari itu berseri-seri. Memandang Tuhannya." QS. Al-Qiyamah ayat 22-23 5. Jannah artinya surga tempat manusia diberi perhiasan emas, mutiara, dan pakaian dari sutra. “Penghuni surga Adn, mereka masuk ke dalamnya, mereka diberi perhiasan gelang-gelang dari emas dan mutiara, dan pakaian mereka di dalamnya adalah sutera.” QS. Fathir ayat 33Jenis-Jenis Jannah dalam IslamIlustrasi Islam, muslim, membaca Al-Qur'an. Photo by Syed Aoun Abbas on UnsplashAda tujuh jenis jannah dalam Islam yang perlu diketahui. Dalam buku berjudul Misteri Bidadari Surga oleh Joko Syahban, tujuh jenis jannah artinya surga ini meliputi sebagai berikut 1. Jannatul Ma’wa Jannatul Ma’wa artinya tempat tinggal. Jannatul Ma’wa adalah tempat di Malaikat Jibril dan lainnya bersemayam. Di dalam jannah ini terdapat burung hijau yang membangunkan syuhada dan jiwa-jiwa syahid yang disemayamkan. 2. Jannatul Adn Surga Adna memiliki arti tinggal untuk selamanya. Di dalam surga ini digambarkan dalam Al-Qur'an ada sungai yang sangat indah. Penghuninya akan mendapatkan gelang-gelang yang terbuat dari mutiara dan emas. 3. Jannatul Na’m Jannatul Na’im artinya taman kenikmatan. Di dalam surga atau jannah ini terdapat semua nikmat. Baik nikmat makanan, minuman, wewangian, pemandangan, tempat tinggal dan nikmat lahir dan batin. 4. Darus Salam Darus Salam adalah rumah keselamatan. Jannah ini merupakan tempat damai yang berada di sisi Allah SWT. Penghuninya akan diberikan apa saja yang mereka inginkan. 5. Darul Khuldi Darul Khuldi artinya rumah keabadian. Jannah ini dideskripsikan seperti taman dengan pepohonan yang teduh dan berbuah. Para penghuninya ini tidak akan merasa kelelahan. 6. Al Maqamul Amin Al Maqamul Amin artinya tempat yang aman dari semua keburukan dan bencana. Penghuni jannah ini adalah orang-orang yang beriman dan bertaqwa. 7. Surga Firdaus Firdaus merupakan tingkatan surga tertinggi. Surga ini digambarkan seperti kebun yang dipenuhi pepohonan rimbun. Jannah Firdaus akan dihuni oleh orang-orang yang selalu memelihara sholat.* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
Dalamtradisi Tionghoa, ada kepercayaan yang membagi-bagi karakteristik seseorang menurut tahun lahirnya atau shio.
Assalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh. Selamat sore pak. Ini saya mau tanya. Jannah dikelilingi oleh hal-hal yang bagaimana ya Pak? Pertanyaan ini aku sampaikan alasannya dulu pernah mendengar bacaan hadis ihwal hal itu. Minta tolong juga aku diterangkan hadisnya perihal persoalan ini. Terima kasih banyak Pak. Jawab Wassalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh. Alhamdulillah sore ini dalam kondisi sehat dan tidak kurang suatu apa pun. Semoga Anda pun juga demikian. Maksud jannah adalah surga. Terkait dengan pertanyaan jannah dikelilingi oleh hal-hal yang bagaimana. Maka perlu kami tuliskan terlebih dahulu di sini hadisnya. Artinya Neraka dikelilingi dengan syahwat hal-hal yang mengasyikkan nafsu, sedang jannah dikelilingi hal-hal yang tidak disenangi nafsu. Dari hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari di atas dapat kita simpulkan bahwa jannah dikelilingi oleh hal-hal yang tidak digemari oleh nafsu. Jannah dikelilingi oleh segala hal yang tidak digemari oleh nafsu. Manusia memang mempunyai nafsu. Tetapi jika nafsu itu tidak dikelola oleh agama maka akan menjerumuskan insan kepada jurang kesengsaraan. Perkara-masalah yang menghiasi surga umumnya tidak digemari oleh nafsu manusia. Misalnya saja amalan beramal. Nafsu manusia tidak senang bederma alasannya digambarkan sedekah itu akan menghemat hartanya. Sudah sukar payah dalam mencari harta malah disuruh untuk berinfak. Inilah persepsi nafsu. Padahal, itu yakni jalan kebaikan dan kebahagiaan. Orang yang berinfak tidak akan miskin bahkan sebaliknya. Tidak menyusut hartanya. Demikian juga ibadah-ibadah yang lainnya. Jalan ke surga dikelilingi oleh hal-hal yang dibenci oleh nafsu insan. Berbeda saat jalan menuju ke neraka. Jalan ke sana dipenuhi oleh hal-hal yang disenangi oleh nafsu. Tetapi, pada akibatnya jalan tersebut malah menjerumuskan insan kepada jurang kesulitan dan kesusahan. Demikian biar berguna klarifikasi sedikit ini. Wallahu a’lam.
Jadi suku serawai ini masih sangat percaya terhadap hal-hal mistis yang diwariskan oleh leluhur mereka. Orang-orang Serawai yang tinggal di pedalaman merupakan kelompok masyarakat termiskin di antara kelompok-kelompok pribumi di Sumatera. Perkampungan mereka terdiri dari rumah-rumah panggung yang terbuat dari kayu dan menggunakan atap rumbia.
“Sesungguhnya surga itu dikepung oleh segala kemakruhan hal yang dinistakan agama sedangkan neraka dikelilingi oleh syahawat hal-hal yang menyenangkan manusia” dan dalam haditsnya yang lain “ingatlah bahwa surga adalah sesuatu yang sulit di raih bagai berada di tempat yang tinggi. Sedangkan neraka adalah sesuatu yang mudah bagai berada di tanah yang rendah” اَلْحَمْدُ لله الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ بِالْهُدَى وَدِيْنِ الْحَـقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُوْنَ ، أَشْهَدُ أَنْ لَا اله إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى أله وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ. أما بعد فياعباد الله أوصيكم ونفسى بتقوى الله فقد فاز المتقون, اتقو الله حق تقاته ولاتموتن ألا وأنتم مسلمون. وقد قال الله تعالى فى القرأن الكريم أفمن شرح الله صدره للاسلام فهو على نور من ربه Ma’asyiral muslimin RahimakumullahAhamduillah pada hari ini kita masih diberi nikmat untuk bersama-sama menjalankan ibadah bertemu dalam shalat jum’at berjama’ah. Marilah kita tingkatkan ketaqwaan kita kepada Allah swt. semoga ketaqwaan itu bisa menyelematkan kita dari api neraka dan memposisikan kita di dalam surag. Rasulullah saw pernah bersabda dalam hadits-nya yang berbunyi إِنَّ الْجَنَّةَ حُفَّتْ بِالْمَكَارِهِ وَإِنَّ النَّارَ حُفَّتْ بِالشَّهَوَاتِ “Sesungguhnya surga itu dikepung oleh segala kemakruhan hal yang dinistakan agama sedangkan neraka dikelilingi oleh syahawat hal-hal yang menyenangkan manusia."Arti kata dikepung huffat adalah terhalang. Sebagaimana sebuah perkampungan yang tekepung banjir. Karena itu, untuk sampai pada perkampungan tersebut, seseorang harus berani menerjang banjir. Demekian juga dengan surga. Mereka yang menginginkannya harus siap melawan berbagai kemakruhan. Yang dimaksud dengan kemakruhan adalah segala hal yang dianggap buruk dan dibenci oleh pula sebaliknya, posisi neraka dalam hadits di atas dikelilingi dengan berbagai kesenangan. Barang siapa yang kesehariannya selalu bersenang-senang tanpa mempedulikan aturan syariat, sungguh dia telah berada sangat dekat dengan yang disampaikan oleh Rasulullah dalam hadits ini sangatlah mudah difahami. Apalagi untuk orang dewasa. Namun, sayangnya seringkali pemahaman itu hanya berhenti sebagai pengetahuan dan tidak ditindak lanjuti sebagai amalan. Sehingga seringkali orang mengaku takut dengan api neraka serta siksa-siksa di dalamnya, tetapi masih saja bergelut dalam kesenangat syahwat yang terlarang. Begitu pula sebaliknya banyak orang yang mengaku merindukan surga, ingin segera bersanding dengan bidadari. Tetapi tidak senang dengan amal-amal saleh dan kebajikan-kebajikan anjuran kisah dari Rasulullah saw yang berhubungan erat dengan hadits ini sebagaimana dinukil dalam kitab Sirajut Thalibin karya Kiai Ihasan Jampes sebagaimana diriwayatkan imam Tirmidzi bahwa suatu ketika Rasulullah saw bercerita “ketika Allah swt telah menjadikan surga diperintahkanlah Jibril untuk melihatnya, sambil berkata “Jibril lihatlah surga dengan segala fasilitas yang Ku-persiakkan untuk penghuninya“. Segeralah Jibril menengok surga dengan segala perlengkapannya. Kemudian kembali menghadap dan berkata “demi kemuliaan-Mu, semua orang yang pernah mendengar kata surga pasti akan memasukinya” kemudian Allah memerintahkan untuk memagari surga dengan kemakruhan. Setelah itu, Allah swt kembali mengutus Jibril untuk melihatnya “sekarang kamu lihatlah surga itu kembali lengkap segala fasilitas untuk penghuninya” maka berangkatlah Jibril, kemudian ia kembali menghadap dan berkata “demi kemuliaan Dzat-Mu aku khawatir tidak ada seorangpun yang dapat memasukinya. “Sekarang pergilah kau ke neraka dan lihat segala macam siksaan yang ada di dalamnya” perintah Allah kemudian kepada Jibril. Ia pun berangkat dan kembali menghadap seraya berkata “demi kemuliaan-Mu ya Allah, hamba yakin tak seorangpun yang pernah mendengar cerita neraka mau memasukinya”. Maka Allah segera menghiasi neraka dengan berbagai kesenangan. Dan kembali berkata pada Jibril “sekarang tengoklah kembali neraka” Jibrilpun berangkat dan segera kembali melapor “ Ya Allah, demi kemuliaan-Mu aku khawatir tidak ada seorang pun yang bisa selamat dari neraka-Mu” Ma’asyiral Muslimin RahimakumullahDemikianlah Allah sengaja membuat pagar untuk surga sebagai ujian bagi mereka yang menginginkannya. Dan Allah perindah neraka dengan berbagai asesoris yang terbuat kesenangan-kesenangan sebagai cobaan manusia. Karena itu pada hadits selanjutnya Rasulullah saw menggarisbawahi ألا إِنَّ الْجَنَّةَ حُزْنٌ بِرَبْوَةٍ اَلَا وَإِنَّ النَّارَ سَهْلٌ بِسَهْوَةٍ “Bahwa surga adalah sesuatu yang sulit di raih bagai berada di tempat yang tinggi. Sedangkan neraka adalah sesuatu yang mudah bagai berada di tanah yang rendah”Begitulah keadaan sebenarnya. Selanjutnya terserah pribadi kita masing-masing. Apakah kita inginkan surga atau menyerahkan diri kepada Ghazali pernah menerangkan menyambung keteragan hadits di atas dalam Minhajul Abdidn. Bahwa kini pada masa al-Ghazali manusia sungguhlah amat lemah, sedangkan kehidupan semakin kompleks. Pengetahuan agama semakin menipis, adapun kesempatan ibadah semakin menyusut. Kesibukan semakin mendesak, umur semakin berkurang dan amal ibadah terasa makin berat. Bukankah hal semakin terasa pada zaman sekarang. Manusia sangat lemah, kemauan manusia semakin hari semakin pupus. Yang diinginkan hanyalah segala yang serba cepat dan instan. Tidak ada usaha serius yang ada hanyalah ketergantungan yang semakin tinggi. Ketergantungan dengan gadget, dengan alat komunikasi, dengan mesin ATM dengan segala macam peralatan tehnologi. Hal ini semakin melemahkan manusia sebagai individu. Manusia kini tidak berani menghadapi kehidupan tanpa tetek-bengek sisi lain kesibukan kegiatan manusia luar biasa padatnya. Sehingga waktu yang ada hanya habis untu mengurus segala macam urusan yang disekitar. Sehingga kesempatan beribadah semakin lenyap. Shalat lima kali saja terkadang tidak terlaksana. Kalaupun terlaksana pengetahuan tentang ibadah itu sangat minim sekali. Pelajaran tentang agama hanya di dapat di sela-sela waktu bekerja. Dalam pesantren kilat, kultum di tivi atau di sela istirahat kantor, melalui google, tanya jawab dalam media sosial. Urusan belajar agama menjadi sampingan. Tidak terasa umur sudah senja. Ketenangan jiwa masih jauh, fisik semakin lemah diajak beribadah. Bagaimanakah jika sudah demikian?Jam’ah jum’ah RahimakumullahMaka yang tersisa hanya satu memohon kepada Allah swt agar dianugerahi taufiq dan hidayah. Semoga Allah swt melimpahkan cahaya untuk hambanya. Sebagakimana yang difirmankannya أَفَمَن شَرَحَ اللَّهُ صَدْرَهُ لِلْإِسْلَامِ فَهُوَ عَلَىٰ نُورٍ مِّن رَّبِّهِ Maka apakah orang-orang yang dibukakan Allah hatinya untuk menerima agama Islam lalu ia mendapat cahaya dari TuhannyaArtinya, apapun yang terjadi ketika Allah swt telah menghendaki untuk memberikan hidayah-Nya kepada seorang hamba, maka tidak ada satupun masalah yang tersisa. Kemudian seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah saw. Bagaimanakah tanda seseorang memperoleh cahaya hidayah-Nya? Rasulullah saw menjawab التَّجَافَى عَنْ دَارِ الْغُرُوْرِ وَالْإنَابَةِ الَى دَارِ اْلخُلُوْدِ وَالاِسْتِعْدَادِ لِلمَوْتِ قَبْلَ نُزُوْلِ الْمَوْتِ Hamba itu yang memperoleh hidayah akan undur diri dari urusan dunia, menekuni urusan akhirat, dan mempersiapkan diri seolah ajal akan segera ada dalam diri kita tanda-tanda memperoleh hidayah-Nya? Marilah kita raba diri kita khutbah jum’ah kali ini semoga bermanfaat untuk saya khususnya selaku khatib dan jama’ah pada umumnya. هدانا الله واياكم أجمعين, أقول قول هذا وأستغفر الله العظيم لى ولكم ولسائر المسلمين والمسلمات فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم Khutbah II اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ اِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَاَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى اِلىَ رِضْوَانِهِ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًااَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا اَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى وَاعْلَمُوْا اَنَّ اللهّ اَمَرَكُمْ بِاَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى اِنَّ اللهَ وَمَلآ ئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ اَبِى بَكْرٍوَعُمَروَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَىيَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَاَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ اَعِزَّ اْلاِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ اَعْدَاءَالدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ اِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ. اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَاوَاِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ. عِبَادَاللهِ ! اِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلاِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِى اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوااللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ اَكْبَرْulil
Nabiﷺ di dalam hadis yang diriwayatkan Imam Muslim menegaskan: وحفت الجنة بالمكاره ، حفت النار بالشهوات Kata Nabi ﷺ "Surga itu dikelilingi dengan hal-hal atau perkara-perkara yang dibenci. Dibenci oleh keinginan dan hawa nafsu kita. Dan neraka itu dikelilingi dengan hal-hal yang disukai oleh nafsu kita." Jadi sesorang itu kalau ingin untuk masuk surga
Jannah Dikelilingi Oleh Hal Hal Yang. الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن. يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ اللّهُمَّ عَلِّمْنَا مَا يَنْفَعُنَا، وَانْفَعَنَا بِمَا عَلَّمْتَنَا، وَزِدْنَا عِلْماً، وَأَرَنَا الحَقَّ حَقّاً وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ، وَأَرَنَا البَاطِلَ بَاطِلاً وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ Segala puji kita bagi Allah Rabb sepenuh atas berbagai jenis nikmat yang telah dianugerahkan pada kita semua. Segala pun lemak yang Allah berikan patut kita syukuri walau itu adv minim. مَنْ لَمْ يَشْكُرِ الْقَلِيلَ لَمْ يَشْكُرِ الْكَثِيرَ “Siapa pun nan lain mensyukuri nan minus, maka ia sulit bagi mensyukuri sesuatu yang banyak.” HR. Ahmad Kiranya kita menjadi bani adam yang bersyukur dan dapat memanfaatkan enak yang ada dalam disiplin dan ketakwaan lega Allah. Shalawat dan salam semoga terlampiaskan kepada Nabi besar Muhammadshallallahu alaihi wa sallam, pun kepada para sahabat, para tabi’in, serta para jamhur yang telah memberikan contoh yang baik puas kita. JAMAAH JUMAT RAHIMAKUMULLAH Rasulullah bersabda حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ بْنِ قَعْنَبٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ ثَابِتٍ وَحُمَيْدٍ عَنْ نَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حُفَّتِ الْجَنَّةُ بِالْمَكَارِهِ وَحُفَّتأ النَّارُ بِالشَّهَوَاتِ Telah berkisah kepada kami Abdullah bin Maslamah polong Qa’nab, telah bercerita kepada kami Hammad bin Salamah dari Tsabit dan Humaid, dari Anas bin Malik berujar, “Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda “Jannah dikelilingi oleh berbagai hal yang bukan menyenangkan dan neraka dikelilingi dengan berahi.” HR Muslim Utusan tuhan mengabarkan kepada kita bahwa jannah dikelilingi oleh berbagai peristiwa yang umumnya tidak disukai makanya manusia. Siapapun yang ingin mendapatkan Jannah mesti siap menempuh jalan yang penuh onak dan duri, urut-urutan penampikan yang melelahkan, pengorbanan harta, tenaga, usia dan bahkan sukma, supaya suhu nafsu menentangnya. Terpajang pula di hadapannya sewu suatu rintangan yang tak diingini maka itu nafsu yang condong rehat dan berfoya-foya. Sebaliknya, neraka terselubungi maka dari itu sejuta pesona yang seronok orang cak bagi menjamahnya, serasi dengan selera nafsu dan angkara. Sehingga banyak makhluk terkecoh oleh jerat dan perangkapnya. Teraihnya jannah hanyalah apabila manusia sanggup bermain dengan aturan dan pancang-rambu nan telah ditetapkan maka dari itu Sang Pemiliki Jannah Allah berupa perintah dan larangan. Mengikuti rambu-patok tersebut membutuhkan kesabaran ekstra dan pengorbanan nan luar biasa. Karena biasanya perintah adalah sesuatu nan berat diterima oleh selera hawa nafsunya. Adapun wujud larangan biasanya justru sesuatu yang diingini makanya syahwatnya. Belaka inilah harga nan telah ditentukan maka dari itu Pemiliknya. Yang mahakuasa mensifatkan keadaan penghuni jannah dengan firman-Nya وَأَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ وَنَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوَىٰ ﴿٤٠﴾ فَإِنَّ الْجَنَّةَ هِيَ الْمَأْوَىٰ ﴿٤١﴾ “Dan mengenai orang-cucu adam yang seram kepada kebesaran Rabbnya dan membendung diri dari kedahagaan hawa nafsunya, maka sesungguhnya jannahlah wadah tinggal nya.” QS An-Nazi’at 40-41 JAMAAH JUMAT RAHIMAKUMULLAH Mush’ab bin Umair, rela meninggalkan segala kemewahannya ketika diboikot insan tua sejak turut Islam. Dari pemuda yang paling keren, minimum halus bajunya, paling wangi minyaknya bak photo model dan minimal didamba dara-cewek di Mekah. Akhirnya sira tinggalkan semuanya karena Islam. Bahkan tatkala syahid di tempat perang, hanya burdah yang dimilikinya untuk menutup tubuhnya, jika ditutpkan kakinya kelihatan kepalanya dan sekiranya ditutupkan kepalanya tertumbuk pandangan kakinya. Beliau senggang, itulah organ ubah buat meraih jannah. Demi melihatnya nabi berbicara, “Sungguh di Mekah dahulu aku tak melihat sosok yang makin halus pakaiannya dan lebih rapi rambutnya daripada kamu. Namun sekarang rambutmu kusut masai dan tubuhmu hanya ditutup dengan sepenggal burdah.” Lalu beliau berucap perihal Mush’ab dan pahlawan tidak yang gugur نَّكُمُ الشُّهَدَاءُ عِنْدَ إِنَّ رَسُوْلَ اللهِ يَشْهَدُ أ اللهِ يَوْمَ اْلقِيَامَةِ “Sungguh Rasulullah aku bersaksi bahwa kalian adalah syuhada di sisi Allah pada hari kiamat.” JAMAAH JUMAT RAHIMAKUMULLAH Jannah tidaklah disediakan bikin mereka nan tak cak hendak menggaji harga, bakhil kerumahtanggaan mengorbankan apa yang dimilikinya buat mendapatkannya. Bukan pula bagi manusia nan zirnikh kerjakan meraihnya tetapi tak sudi menempuh jalannya. Allah membualkan perihal orang-sosok yang enggak timbrung serta dalam perang Tabuk لَوْ كَانَ عَرَضًا قَرِيبًا وَسَفَرًا قَاصِدًا لَّاتَّبَعُوكَ وَلَـٰكِن بَعُدَتْ عَلَيْهِمُ الشُّقَّةُ ۚوَسَيَحْلِفُونَ بِاللَّـهِ لَوِ اسْتَطَعْنَا لَخَرَجْنَا مَعَكُمْ يُهْلِكُونَ أَنفُسَهُمْ وَاللَّـهُ يَعْلَمُ إِنَّهُمْ لَكَاذِبُونَ ﴿٤٢﴾ “Kalau yang kamu serukan kepada mereka itu keuntungan yang mudah diperoleh dan perjalanan yang tidak berapa jauh, pastilah mereka mengikutimu, tetapi tempat yang dituju itu amat jauh terasa maka dari itu mereka. Mereka akan bersumpah dengan nama Allah “Jikalau kami sanggup tentulah kami menginjak bersama-samamu” Mereka membasmi diri mereka sendiri dan Sang pencipta mengerti bahwa sesungguhnya mereka serius orang-bani adam yang berdusta.” At-Taubah 42 Maka adakah pantas bagi seseorang sudah lalu mengaku cinta kepada Allah, berangan ingin mendapat jannah, hanya beliau enjoy dengan maksiat, foya-foya, dan tidak memiliki perhatian terhadapp urusan agamanya? Hamba Sang pencipta yang tulus ingin mendapatkan jannah akan berupaya memahami aji-aji menjurus jannah, mengamalkannya dan bersabar atas batu yang dihadapannya serta berpalis dari pantangan-pemali Jannah adalah bukti konkrit manusia nan kepingin mendapatkan jannah. Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu bercakap, “heksa- perkara, apabila ada pada diri seseorang maka ia sungguh-sungguh berburu jannah dan menjauh dari neraka, ialah mengenal Allah kemudian mentaatinya, mengenal setan kemudian memusuhinya, mengenal keabsahan kemudian mengikutinya, mengenal kebathilan kemudian menjauhinya, mengenal manjapada kemudian mengesampingkannya menggunakannya untuk kepentingan akherat dan mengenal akherat kemudian memburunya.” JAMAAH JUMAT RAHIMAKUMULLAH Takdirnya para pemburu jannah harus mencurahkan pengorbanan apa yang dimilikinya, enggak berarti para calon penghuni neraka tidak butuh pengorbanan untuk mendaftar menjadi penghuninya. Teman-p versus Islam juga mencurahkan segala tenaga, bersakit-sakit dan mengorbankan apa yang mereka punya untuk menukarnya dengan neraka. Yang mahakuasa bertutur وَلَا تَهِنُوا فِي ابْتِغَاءِ الْقَوْمِ ۖ إِن تَكُونُوا تَأْلَمُونَ فَإِنَّهُمْ يَأْلَمُونَ كَمَا تَأْلَمُونَ ۖ وَتَرْجُونَ مِنَ اللَّـهِ مَا لَا يَرْجُونَ ۗ وَكَانَ اللَّـهُ عَلِيمًا حَكِيمًا ﴿١٠٤﴾ “Jika kamu menderita kesakitan, maka sesungguhnya merekapun menderita kesakitan pula, sebagaimana sira menderitanya, madya kamu mengharap pecah Allah apa yang tak mereka harapkan.” QS An-Nisa’ 104 Begitupula dengan para pemburu yang melalaikan akheratnya. Belum ada ceritanya para penggandrung manjapada merasa puas dengan apa yang mutakadim di tangannya. Engkau akan senantiasa berjuang, berkorban dan berkreasi keras untuk memburu kerinduan nafsunya nan mustahil akan didapatkannya. Akan tetapi عَامِلَةٌ نَّاصِبَةٌ ﴿ ٣﴾ تَصْلَىٰ نَارًا حَامِيَةً “Bekerja keras lagi kepayahan, lalu memasuki api yang tinggal panas neraka.” QS Al-Ghasiyah 3-4 JAMAAH JUMAT RAHIMAKUMULLAH Siapapun manusia selayaknya ia akan menuai hasil perbuatannya di marcapada. Yang kafir ataupun nan orang islam, yang shalih maupun nan thalih, nan kaya alias nan miskin benar. Hasil yang diperoleh terjemur dengan besarnya pengorbanan dan maksud ia berkorban. Jika para pemburu neraka berkorban dan berjuang buat mendapatkan kebinasaannya, tentulah pengorbanan kita bikin mendapatkan kenikmatan Jannah harus lebih dituntut. Mudah-mudahan kita tidak segera merasa bangga dan merasa cukup dengan amal yang telah kita usahakan, karena kenikmatan jannah nan disediakan untuk kita terlampau besar bila dibandingkan dengan upaya kita. Imam Syafi’i berkata, “takdirnya beliau takut ujub, maka ingatlah tiga perkara, merupakan ridha siapa nan ia cari, kenikmatan apa nan dia inginkan dan kerusakan mana yang hendak dia jauhi. Barangsiapa yang merefleksikan ketiganya, niscaya akan merasa kecillah apa yang telah dia usahakan.” أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا َوَاسْتَغْفِرُ اللهَ لِي وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ المُسْلِمِيْنَ إِنَّهُ هُوَ السَمِيْعُ العَلِيْمُ Khutbah Kedua إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيماً اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالمسْلِمَاتِ وَالمؤْمِنِيْنَ وَالمؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ اللَّهُمَّ أَلِّفْ بَيْنَ قُلُوبِنَا وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِنَا وَاهْدِنَا سُبُلَ السَّلاَمِ وَنَجِّنَا مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ وَجَنِّبْنَا الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ وَبَارِكْ لَنَا فِى أَسْمَاعِنَا وَأَبْصَارِنَا وَقُلُوبِنَا وَأَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ وَاجْعَلْنَا شَاكِرِينَ لِنِعْمَتِكَ مُثْنِينَ بِهَا قَابِلِيهَا وَأَتِمَّهَا عَلَيْنَا اللَّهُمَّ إنَّا نَسْأَلُكَ الهُدَى ، والتُّقَى ، والعَفَافَ ، والغِنَى اَللَّهُمَّ اكْفِنا بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنَا بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ اللَّهُمَّ أَحْسِنْ عَاقِبَتَنَا فِى الأُمُورِ كُلِّهَا وَأَجِرْنَا مِنْ خِزْىِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الآخِرَةِ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ وَصَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ و َمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن وَآخِرُ دَعْوَانَا أَنِ الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمِيْنَ Source
Kotakecil nan indah dikelilingi beberapa gunung hawa yang sejuk membuat kita ingin kembali. Tim Hadrah Riyadlul Jannah - Allahu Allah~Syi'ir Gresik~Busyrolana~Qomarun.mp3 Size : 13.9 MB A. Hal-hal yang perlu diketahui oleh guru dalam upaya perkembangan peserta didik.
Assalaamu'alaikum warahmatullaahi sore pak. Ini saya mau tanya. Jannah dikelilingi oleh hal-hal yang bagaimana ya Pak? Pertanyaan ini saya sampaikan karena dulu pernah mendengar bacaan hadis tentang hal itu. Minta tolong juga saya dijelaskan hadisnya mengenai masalah ini. Terima kasih banyak Wassalaamu'alaikum warahmatullaahi sore ini dalam keadaan sehat dan tidak kurang suatu apa pun. Semoga Anda pun juga jannah ialah surga. Terkait dengan pertanyaan jannah dikelilingi oleh hal-hal yang bagaimana. Maka perlu kami tuliskan terlebih dahulu di sini Neraka dikelilingi dengan syahwat hal-hal yang menyenangkan nafsu, sedang jannah dikelilingi hal-hal yang tidak disenangi nafsu.Dari hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari di atas dapat kita simpulkan bahwa jannah dikelilingi oleh hal-hal yang tidak disenangi oleh dikelilingi oleh segala hal yang tidak disenangi oleh nafsu. Manusia memang memiliki nafsu. Tetapi bila nafsu itu tidak diatur oleh agama maka akan menjerumuskan manusia kepada jurang yang menghiasi surga umumnya tidak disukai oleh nafsu manusia. Misalnya saja amalan bersedekah. Nafsu manusia tidak suka bersedekah karena digambarkan sedekah itu akan mengurangi hartanya. Sudah susah payah dalam mencari harta malah disuruh untuk bersedekah. Inilah pandangan nafsu. Padahal, itu adalah jalan kebaikan dan kebahagiaan. Orang yang bersedekah tidak akan miskin bahkan sebaliknya. Tidak berkurang juga ibadah-ibadah yang lainnya. Jalan ke surga dikelilingi oleh hal-hal yang dibenci oleh nafsu manusia. Berbeda ketika jalan menuju ke neraka. Jalan ke sana dipenuhi oleh hal-hal yang disukai oleh nafsu. Tetapi, pada akhirnya jalan tersebut malah menjerumuskan manusia kepada jurang kesulitan dan semoga bermanfaat penjelasan sedikit ini. Wallahu a'lam.

Selainitu, salah satu sikap yang kerap menjadi sorotan adalah perilaku play boy-nya, dimana ia selalu dikelilingi oleh gadis-gadis cantik. Di mana ada Hotman Paris, di situlah gadis-gadis cantik

Khutbah Jumat Jannah, Hanya Bagi yang Mampu Membayar Harganya إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن. يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ اللّهُمَّ عَلِّمْنَا مَا يَنْفَعُنَا، وَانْفَعَنَا بِمَا عَلَّمْتَنَا، وَزِدْنَا عِلْماً، وَأَرَنَا الحَقَّ حَقّاً وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ، وَأَرَنَا البَاطِلَ بَاطِلاً وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ Segala puji kita bagi Allah Rabb semesta atas berbagai macam nikmat yang telah dianugerahkan pada kita semua. Apa pun nikmat yang Allah berikan patut kita syukuri walau itu sedikit. مَنْ لَمْ يَشْكُرِ الْقَلِيلَ لَمْ يَشْكُرِ الْكَثِيرَ “Barang siapa yang tidak mensyukuri yang sedikit, maka ia sulit untuk mensyukuri sesuatu yang banyak.” HR. Ahmad Semoga kita menjadi hamba Allah yang bersyukur dan dapat memanfaatkan nikmat yang ada dalam ketaatan dan ketakwaan pada Allah. Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada Nabi besar Muhammad shallallahu alaihi wa sallam, juga kepada para sahabat, para tabi’in, serta para ulama yang telah memberikan contoh yang baik pada kita. JAMAAH JUMAT RAHIMAKUMULLAH Rasulullah bersabda حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ بْنِ قَعْنَبٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ ثَابِتٍ وَحُمَيْدٍ عَنْ نَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حُفَّتِ الْجَنَّةُ بِالْمَكَارِهِ وَحُفَّتأ النَّارُ بِالشَّهَوَاتِ Telah bercerita kepada kami Abdullah bin Maslamah bin Qa’nab, telah bercerita kepada kami Hammad bin Salamah dari Tsabit dan Humaid, dari Anas bin Malik berkata, “Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda “Jannah dikelilingi oleh berbagai hal yang tidak menyenangkan dan neraka dikelilingi dengan syahwat.” HR Muslim Nabi mengabarkan kepada kita bahwa jannah dikelilingi oleh berbagai hal yang umumnya tidak disukai oleh manusia. Siapapun yang ingin mendapatkan Jannah mesti siap menempuh jalan yang penuh onak dan duri, jalan perjuangan yang melelahkan, pengorbanan harta, tenaga, usia dan bahkan nyawa, kendati hawa nafsu menentangnya. Terpampang pula di hadapannya seribu satu rintangan yang tak diingini oleh nafsu yang cenderung rehat dan berfoya-foya. Sebaliknya, neraka terselubungi oleh sejuta pesona yang menggiurkan orang untuk menjamahnya, serasi dengan selera nafsu dan angkara. Sehingga banyak manusia terkecoh oleh jerat dan perangkapnya. Teraihnya jannah hanyalah apabila manusia sanggup bermain dengan aturan dan rambu-rambu yang telah ditetapkan oleh Sang Pemiliki Jannah Allah berupa perintah dan larangan. Mengikuti rambu-rambu tersebut membutuhkan kesabaran ekstra dan pengorbanan yang luar biasa. Karena umumnya perintah adalah sesuatu yang berat diterima oleh selera hawa nafsunya. Adapun wujud larangan biasanya justru sesuatu yang diingini oleh syahwatnya. Namun inilah harga yang telah ditentukan oleh Pemiliknya. Allah mensifatkan keadaan penghuni jannah dengan firman-Nya وَأَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ وَنَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوَىٰ﴿٤٠﴾ فَإِنَّ الْجَنَّةَ هِيَ الْمَأْوَىٰ ﴿٤١﴾ “Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Rabbnya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, maka sesungguhnya jannahlah tempat tinggal nya.” QS An-Nazi’at 40-41 JAMAAH JUMAT RAHIMAKUMULLAH Mush’ab bin Umair, rela meninggalkan segala kemewahannya ketika diboikot orang tua sejak masuk Islam. Dari pemuda yang paling keren, paling halus bajunya, paling wangi minyaknya bagaikan photo model dan paling didamba gadis-gadis di Mekah. Akhirnya beliau tinggalkan semuanya karena Islam. Bahkan tatkala syahid di medan perang, hanya burdah yang dimilikinya untuk menutup tubuhnya, jika ditutpkan kakinya kelihatan kepalanya dan jika ditutupkan kepalanya terlihat kakinya. Beliau tahu, itulah alat tukar untuk meraih jannah. Demi melihatnya nabi bersabda, “Sungguh di Mekah dahulu aku tidak melihat orang yang lebih halus pakaiannya dan lebih rapi rambutnya daripada kamu. Namun sekarang rambutmu kusut masai dan tubuhmu hanya ditutup dengan sehelai burdah.” Lalu beliau bersabda perihal Mush’ab dan pahlawan lain yang gugur نَّكُمُ الشُّهَدَاءُ عِنْدَ إِنَّ رَسُوْلَ اللهِ يَشْهَدُ أ اللهِ يَوْمَ اْلقِيَامَةِ “Sungguh Rasulullah aku bersaksi bahwa kalian adalah syuhada di sisi Allah pada hari kiamat.” JAMAAH JUMAT RAHIMAKUMULLAH Jannah tidaklah disediakan bagi mereka yang tak mau membayar harga, bakhil dalam mengorbankan apa yang dimilikinya untuk mendapatkannya. Bukan pula untuk manusia yang berangan untuk meraihnya namun tak sudi menempuh jalannya. Allah menceritakan perihal orang-orang yang tidak turut serta dalam perang Tabuk لَوْ كَانَ عَرَضًا قَرِيبًا وَسَفَرًا قَاصِدًا لَّاتَّبَعُوكَ وَلَـٰكِن بَعُدَتْ عَلَيْهِمُ الشُّقَّةُ ۚوَسَيَحْلِفُونَ بِاللَّـهِ لَوِ اسْتَطَعْنَا لَخَرَجْنَا مَعَكُمْ يُهْلِكُونَ أَنفُسَهُمْ وَاللَّـهُ يَعْلَمُ إِنَّهُمْ لَكَاذِبُونَ ﴿٤٢﴾ “Kalau yang kamu serukan kepada mereka itu keuntungan yang mudah diperoleh dan perjalanan yang tidak berapa jauh, pastilah mereka mengikutimu, tetapi tempat yang dituju itu amat jauh terasa oleh mereka. Mereka akan bersumpah dengan nama Allah “Jikalau kami sanggup tentulah kami berangkat bersama-samamu” Mereka membinasakan diri mereka sendiri dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya mereka benar-benar orang-orang yang berdusta.” At-Taubah 42 Maka adakah pantas bagi seseorang telah mengaku cinta kepada Allah, berangan ingin mendapat jannah, namun ia enjoy dengan maksiat, foya-foya, dan tidak memiliki perhatian terhadapp urusan agamanya? Hamba Allah yang tulus ingin mendapatkan jannah akan berupaya memahami ilmu menuju jannah, mengamalkannya dan bersabar atas gangguan yang dihadapannya serta berpaling dari pantangan-pantangan Jannah adalah bukti konkrit manusia yang ingin mendapatkan jannah. Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu berkata, “enam perkara, apabila ada pada diri seseorang maka ia betul-betul mencari jannah dan menjauh dari neraka, yakni mengenal Allah kemudian mentaatinya, mengenal setan kemudian memusuhinya, mengenal kebenaran kemudian mengikutinya, mengenal kebathilan kemudian menjauhinya, mengenal dunia kemudian mengesampingkannya menggunakannya untuk kepentingan akherat dan mengenal akherat kemudian memburunya.” JAMAAH JUMAT RAHIMAKUMULLAH Jika para pemburu jannah harus mencurahkan pengorbanan segala yang dimilikinya, bukan berarti para calon penghuni neraka tidak butuh pengorbanan untuk mendaftar menjadi penghuninya. Musuh-musuh Islam pun mencurahkan segala tenaga, bersusah payah dan mengorbankan apa yang mereka punya untuk menukarnya dengan neraka. Allah berfirman وَلَا تَهِنُوا فِي ابْتِغَاءِ الْقَوْمِ ۖ إِن تَكُونُوا تَأْلَمُونَ فَإِنَّهُمْ يَأْلَمُونَ كَمَا تَأْلَمُونَ ۖ وَتَرْجُونَ مِنَ اللَّـهِ مَا لَا يَرْجُونَ ۗ وَكَانَ اللَّـهُ عَلِيمًا حَكِيمًا ﴿١٠٤﴾ “Jika kamu menderita kesakitan, maka sesungguhnya merekapun menderita kesakitan pula, sebagaimana kamu menderitanya, sedang kamu mengharap dari Allah apa yang tidak mereka harapkan.” QS An-Nisa’ 104 Begitupula dengan para pemburu yang melalaikan akheratnya. Belum ada ceritanya para penggandrung dunia merasa puas dengan apa yang telah di tangannya. Dia akan senantiasa berjuang, berkorban dan bekerja keras untuk memburu keinginan nafsunya yang mustahil akan didapatkannya. Akan tetapi عَامِلَةٌ نَّاصِبَةٌ ﴿ ٣﴾ تَصْلَىٰ نَارًا حَامِيَةً “Bekerja keras lagi kepayahan, lalu memasuki api yang sangat panas neraka.” QS Al-Ghasiyah 3-4 JAMAAH JUMAT RAHIMAKUMULLAH Siapapun manusia sesungguhnya ia akan menuai hasil perbuatannya di dunia. Yang kafir ataupun yang mukmin, yang shalih maupun yang thalih, yang kaya ataupun yang papa. Hasil yang diperoleh tergantung dengan besarnya pengorbanan dan tujuan ia berkorban. Jika para pemburu neraka berkorban dan berjuang untuk mendapatkan kebinasaannya, tentulah pengorbanan kita untuk mendapatkan kenikmatan Jannah harus lebih dituntut. Hendaknya kita tidak segera merasa bangga dan merasa cukup dengan amal yang telah kita usahakan, karena kenikmatan jannah yang disediakan untuk kita terlampau besar bila dibandingkan dengan upaya kita. Imam Syafi’i berkata, “jika anda takut ujub, maka ingatlah tiga perkara, yakni ridha siapa yang dia cari, kenikmatan apa yang dia inginkan dan kebinasaan mana yang hendak dia jauhi. Barangsiapa yang merenungkan ketiganya, niscaya akan merasa kecillah apa yang telah dia usahakan.” أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا َوَاسْتَغْفِرُ اللهَ لِي وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ المُسْلِمِيْنَ إِنَّهُ هُوَ السَمِيْعُ العَلِيْمُ Khutbah Kedua إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيماً اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالمسْلِمَاتِ وَالمؤْمِنِيْنَ وَالمؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ اللَّهُمَّ أَلِّفْ بَيْنَ قُلُوبِنَا وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِنَا وَاهْدِنَا سُبُلَ السَّلاَمِ وَنَجِّنَا مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ وَجَنِّبْنَا الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ وَبَارِكْ لَنَا فِى أَسْمَاعِنَا وَأَبْصَارِنَا وَقُلُوبِنَا وَأَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ وَاجْعَلْنَا شَاكِرِينَ لِنِعْمَتِكَ مُثْنِينَ بِهَا قَابِلِيهَا وَأَتِمَّهَا عَلَيْنَا اللَّهُمَّ إنَّا نَسْأَلُكَ الهُدَى ، والتُّقَى ، والعَفَافَ ، والغِنَى اَللَّهُمَّ اكْفِنا بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنَا بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ اللَّهُمَّ أَحْسِنْ عَاقِبَتَنَا فِى الأُمُورِ كُلِّهَا وَأَجِرْنَا مِنْ خِزْىِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الآخِرَةِ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ وَصَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ و َمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن وَآخِرُ دَعْوَانَا أَنِ الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمِيْنَ Diurutan teratas dalam daftar itu, sang calon teroris ingin memilih istana utamanya, menyempurnakan hubungannya dengan 72 bidadari yang dia klaim akan jadi istri-istrinya, berpesta dan bertemu dengan Allah. "Plans for Jannah (Beberapa Rencana untuk Jannah)," bunyi judul rincian yang dia tulis dalam kertas. Jannah adalah nama Arab untuk surga.
اسلمعليكم Quiz apa yg di maksud pejuang jannah? Apa pemahaman Pejuang jannah?​ jelaskan?apa arti dr Jannah​jannah dikelilingi oleh hal-hal yang…. oleh malaikat oleh setan digemari oleh hawa nafsu dgn syahwat dgn syahwat​kalimat tahlil merupakan miftahul jannah, apa yg dimaksud dgn miftahul jannah?​Arti nama Miftahul Jannah berasal dr bahasa arab yakni مِفْتَاح الْجَنَّة yg artinya Kunci MEMBANTU 😀apa yg ananda pahami perihal jannah​» Pembahasan» Pelajari Lebih Lanjut» Detil Jawaban اسلمعليكم Quiz apa yg di maksud pejuang jannah? Apa pemahaman Pejuang jannah?​ jelaskan? Jawaban wa’alaikumsallam pejuang jannah itu artinya ialah pejuang syurga, yg berjalan di jalan Allah, mencari kebaikan” yg bisa menghantarkannya pada syurganya Allah. apa arti dr Jannah​ gampang-mudahan mampu menolong! jannah dikelilingi oleh hal-hal yang…. oleh malaikat oleh setan digemari oleh hawa nafsu dgn syahwat dgn syahwat​ Jawaban diminati oleh hawa nafsu maaf klo slh kalimat tahlil merupakan miftahul jannah, apa yg dimaksud dgn miftahul jannah?​ Jawaban Arti nama Miftahul Jannah berasal dr bahasa arab yakni مِفْتَاح الْجَنَّة yg artinya Kunci Surga. SEMOGA MEMBANTU 😀 apa yg ananda pahami perihal jannah​ Ada sejumlah hal yg saya ketahui mengenai JANNAH. Bahwa yg dimaksud dgn Jannah adalah syurga, yakni tanggapan yg kekal bagi manusia yg beriman & patuh pada Allah SWT dikala mereka hidup di dunia. Dalam bahasa Arab, kata Jannah sendiri artinya yaitu KEBUN. Adapun dlm konteks Al-Alquran maka kata Jannah ini bermakna Kebun Syurga. » Pembahasan Syurga atau Jannah ini yakni bab dr alam abadi atau alam alam baka di mana manusia kekal di dalamnya. Selain syurga atau jannah, dlm islam dikenal pula jawaban lainnya bagi manusia yg ingkar & tak mematuhi perintah & larangan Allah SWT. Balasan tersebut adalah Naar atau Neraka. Jika di dlm neraka insan diberikan banyak kenikmatan maka pada neraka manusia diberikan siksa pedih sebagai tanggapan dr apa-apa yg mereka lakukan di dunia semasa hidup. » Pelajari Lebih Lanjut Materi wacana pemahaman jannah Materi tentang ashabul jannah • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • » Detil Jawaban Kode Kelas 3 Sekolah Menengah Pertama Mapel Pendidikan Agama Islam Bab Iman Pada Hari Akhir Kata Kunci Jannah, Janah, Surga, Syurga, Kekal
Merekasemua mendapatkan kesenangan. Pakaian mereka sangat indah, makan minumnya sangat lezat. Mereka makan dan minum dan tidak buang kotoran, tidak mengeluarkan ingus, dan tidak buang air. Para penghuni surga yang diberi pelayan-pelayan yang elok dan dikelilingi oleh bidadari-bidadari yang sangat cantik tiada taranya.
Apakah Anda pernah mengalami kejadian di mana LCD HP Anda rusak karena terjatuh? Jika iya, tentu saja hal ini sangat menjengkelkan dan membuat Anda panik karena tidak tahu harus bagaimana. LCD yang rusak bisa mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama jika HP adalah perangkat utama yang digunakan untuk bekerja, berkomunikasi, dan bersosialisasi. Namun, jangan khawatir, Anda tidak perlu langsung membeli HP baru karena sekarang ada beberapa cara mudah untuk memperbaiki LCD HP yang rusak karena jatuh. Di artikel ini, kita akan membahas cara-cara tersebut dan memastikan HP Anda kembali normal seperti sediakala. Periksa Kerusakan pada Layar LCD Langkah pertama yang harus dilakukan ketika LCD HP rusak adalah memeriksa kerusakan yang terjadi. Ada beberapa jenis kerusakan yang dapat terjadi pada layar LCD, di antaranya adalah Retak Ketika LCD jatuh, bagian layar yang paling sering rusak adalah sudut dan tepi. Jika ada retakan pada layar, Anda harus segera membawanya ke tukang servis karena bisa berdampak buruk pada penglihatan mata. Blank LCD tidak menampilkan gambar apa pun, meskipun HP masih menyala. Hal ini bisa terjadi karena kabel fleksibel yang menghubungkan layar dan motherboard lepas atau putus. Garis-garis vertikal atau horizontal Garis-garis ini muncul pada layar dan mengganggu tampilan gambar. Mengganti Kabel Fleksibel Jika masalahnya adalah kabel fleksibel yang lepas atau putus, maka solusinya adalah dengan mengganti kabel fleksibel. Anda bisa membeli kabel fleksibel yang sesuai dengan merk dan tipe HP Anda, kemudian membawanya ke tukang servis untuk memperbaiki HP Anda. Mengganti Layar LCD Jika kerusakan pada layar LCD cukup parah dan tidak bisa diperbaiki dengan cara lain, maka langkah selanjutnya adalah mengganti layar LCD. Anda bisa membeli layar LCD yang sesuai dengan merk dan tipe HP Anda, kemudian membawanya ke tukang servis untuk dipasang. Menggunakan Aplikasi atau Software Jika kerusakan pada layar LCD tidak terlalu parah dan masih bisa digunakan, maka solusinya adalah dengan menggunakan aplikasi atau software. Ada beberapa aplikasi yang bisa digunakan untuk memperbaiki layar LCD yang rusak, seperti Dead Pixel Detect and Fix, JScreenFix, atau PixelHealer. Dead Pixel Detect and Fix, JScreenFix, atau PixelHealer adalah beberapa program yang bisa membantu Anda dalam mendeteksi dan memperbaiki dead pixel pada layar LCD HP Anda. Dead pixel atau piksel mati adalah kondisi di mana satu atau beberapa piksel pada layar LCD tidak bisa menampilkan warna yang seharusnya. Hal ini bisa terjadi akibat beberapa faktor, seperti kerusakan pada komponen layar atau tekanan yang terlalu kuat pada layar saat jatuh. Untuk mendeteksi dead pixel pada layar LCD HP, Anda bisa menggunakan program seperti Dead Pixel Detect and Fix, JScreenFix, atau PixelHealer. Program-program tersebut akan melakukan pengujian pada setiap piksel pada layar HP Anda untuk mendeteksi dead pixel. Setelah mendeteksi dead pixel, program-program tersebut juga bisa membantu memperbaiki dead pixel dengan memperbaiki sinyal pada piksel tersebut. Namun, perlu diingat bahwa tidak semua dead pixel bisa diperbaiki dengan program-program tersebut, tergantung pada tingkat kerusakan yang terjadi pada piksel tersebut. Untuk menggunakan program-program tersebut, Anda bisa mengunduhnya secara gratis di internet. Setelah diunduh, jalankan program tersebut dan ikuti instruksi yang diberikan. Sebelum menggunakan program tersebut, pastikan Anda membaca panduan penggunaan dan mengecek kompatibilitas dengan tipe layar HP Anda. Dengan menggunakan program Dead Pixel Detect and Fix, JScreenFix, atau PixelHealer, Anda bisa membantu memperbaiki dead pixel pada layar LCD HP Anda tanpa harus membawa HP ke tukang servis. Namun, jika dead pixel masih tetap muncul setelah menggunakan program-program tersebut, sebaiknya segera bawa HP Anda ke tukang servis terdekat untuk mendapatkan perbaikan yang lebih lanjut. Menggunakan Teknik Oven Jika kerusakan pada layar LCD disebabkan oleh kerusakan pada bagian backlight atau inverter, maka Anda bisa menggunakan teknik oven. Teknik ini melibatkan pemanasan bagian backlight atau inverter pada suhu tertentu, sehingga dapat memperbaiki kerusakan pada layar LCD. Jangan panik jika LCD HP Anda rusak karena jatuh. Ada beberapa cara mudah untuk memperbaikinya, seperti memeriksa kerusakan pada layar LCD, mengganti kabel fleksibel, mengganti layar LCD, menggunakan aplikasi atau software, atau menggunakan teknik oven. Namun, pastikan untuk membawa HP ke tukang servis yang ahli dan berpengalaman agar perbaikan dapat dilakukan dengan baik dan tidak terjadi kerusakan yang lebih parah di kemudian hari. Selalu hindari hal-hal yang dapat menyebabkan kerusakan pada layar LCD HP dan gunakanlah casing atau pelindung layar untuk mencegah terjadinya kerusakan di masa depan. FAQs Apakah semua jenis LCD HP dapat diperbaiki? Tidak semua jenis LCD HP dapat diperbaiki. Jika kerusakan terlalu parah atau komponen yang rusak tidak dapat diganti, maka mungkin Anda harus membeli HP baru. Berapa biaya yang diperlukan untuk memperbaiki LCD HP yang rusak karena jatuh? Biaya yang diperlukan untuk memperbaiki LCD HP yang rusak karena jatuh tergantung pada jenis kerusakan dan harga komponen yang diganti. Namun, biayanya cenderung lebih murah daripada membeli HP baru. Bisakah saya memperbaiki LCD HP yang rusak sendiri? Tidak disarankan untuk memperbaiki LCD HP yang rusak sendiri, terutama jika Anda tidak memiliki pengalaman dalam bidang ini. Lebih baik membawa HP ke tukang servis yang ahli dan berpengalaman agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah. Apakah ada cara untuk mencegah kerusakan pada layar LCD HP? Anda bisa mencegah kerusakan pada layar LCD HP dengan menggunakan casing atau pelindung layar, tidak memegang HP dengan satu tangan, dan menghindari meletakkan HP di tempat yang mudah terjatuh. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memperbaiki LCD HP yang rusak karena jatuh? Waktu yang dibutuhkan untuk memperbaiki LCD HP yang rusak karena jatuh tergantung pada jenis kerusakan dan ketersediaan komponen yang diperlukan. Namun, biasanya tukang servis akan memberikan perkiraan waktu sebelum memulai perbaikan.
309ILmo.
  • 6ddt0syx9i.pages.dev/484
  • 6ddt0syx9i.pages.dev/929
  • 6ddt0syx9i.pages.dev/981
  • 6ddt0syx9i.pages.dev/273
  • 6ddt0syx9i.pages.dev/781
  • 6ddt0syx9i.pages.dev/321
  • 6ddt0syx9i.pages.dev/752
  • 6ddt0syx9i.pages.dev/873
  • jannah dikelilingi oleh hal hal yang