Khutbah kali ini mengajak kita untuk membuka mata bahwa Allah tidak pernah menyia-nyiakan hamba-Nya dan rezeki Allah itu sendiri terdiri atas berbagai bentuk. Teks khutbah Jumat berikut ini dengan judul " Khutbah Jumat: Jangan Berputus Asa, Rezeki Banyak Macamnya! " Untuk mencetak naskah khutbah Jumat ini, silakan klik ikon print berwarna
Nabi shallallahu'alaihi wa sallam menjawab: syirik, berputus asa dari pertolongan Allah dan putus asa dari rahmat Allah" (HR. Al-Bazzar [18] dihasankan Al-Albani dalam Silsilah Ash-Shahihah no. 2051). Tidak ada masalah yang tidak ada solusinya. Karena Allah ta'ala tidak mungkin memberikan beban melebihi kemampuan manusia.
Sebagaimana Allah berfirman dalam al-Qur'an surat Yusuf ayat 87 tentang larangan berputus asa yaitu : Artinya: "Hai anak-anakku, Pergilah kamu, Maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir." (surat Yusuf ayat 87).
Artinya: "Hai anak-anakku, pergilah kamu, maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir." (QS.Yusuf : 87) (Baca Juga: Pengertian dan Pembagian Beriman Kepada Qada' dan Qadar)
Az-Zumar Ayat 53: Jangan Berputus Asa Berkenaan dengan hamba yang berlumur dosa dan melampaui batas, Allah Swt berfirman kepada mereka agar jangan pernah berputus asa dari rahmat-Nya. Mereka hanya perlu menyesali perbuatan dosa, berjanji tidak mengulanginya dan meminta ampunan kepada-Nya. Hal ini termaktub dalam QS. Az-Zumar ayat 53 yang berbunyi:
Allah SWT berfirman dalam penggalan Q.S Yusuf ayat 87 yang artinya "dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah,". Dalam Q.S al-Hijr ayat 56 juga dijelaskan bahwa orang yang berputus asa dari rahmat-Nya adalah orang-orang yang sesat. Ibrahim berkata: "Tidak ada orang yang berputus asa dari rahmat Tuhan-nya, kecuali orang-orang yang sesat".
Dalam Az Zumar ayat 53, Allah SWT melarang hamba-Nya untuk berputus asa. Sebanyak apapun dosa, pintu rahmat dan pintu taubat senantiasa terbuka. Taubat artinya menyesali perbuatan, tidak akan mengulanginya lagi, dan mengikutinya dengan kebajikan. Di dalam ayat ini Allah SWT juga menyeru kepada hamba-Nya untuk tidak berputus asa dari rahmat
Jangan Berputus Asa dari Rahmat Allah. Setelah mengetahui betapa luasnya rahmat Allah ta'ala, maka seharusnya kita lebih bersemangat lagi untuk menggapainya dan jangan sampai berputus asa darinya. Sikap putus asa dari rahmat Allah inilah yang Allah sifatkan kepada orang-orang kafir dan orang-orang yang sesat.
Artinya: "Hai anak-anakku, pergilah kamu, maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir," (QS. Yusuf [12]: 87). Baca juga:
"Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." Mungkin ayat ini sejalan dengan ungkapan berikut "Gagal itu biasa, putus asa yang luar biasa."
Tidak ‎berputus asa dari rahmat Allah artinya bahwa rencana Allah pasti yang terbaik.‎ Tidak berputus asa dari rahmat Allah adalah salah satu ciri keimanan ‎seseorang. Allah Swt. melarang hamba-hamba-Nya ‎untuk berputus asa dari rahmat-Nya. Karena putus asa adalah sikap orang-orang ‎kafir.‎ Baca Juga: Tafsir Surat Ar-Rahman Ayat 1-4
oLYt. 6ddt0syx9i.pages.dev/6516ddt0syx9i.pages.dev/4296ddt0syx9i.pages.dev/2496ddt0syx9i.pages.dev/5076ddt0syx9i.pages.dev/9676ddt0syx9i.pages.dev/2106ddt0syx9i.pages.dev/3186ddt0syx9i.pages.dev/766
jangan berputus asa dari rahmat allah