Di tahun duaribu sekian, musik arus pinggir masih jadi oase bagi pendengar yang haus mencari referensi musik. Dari bilangan Kemang, Jakarta Selatan, sebuah radio swasta cabang Bandung, OZ FM Jakarta ada sebuah acara malam bertajuk Substereo, sebuah acara yang saya kenal karena satu paket: penyiar dan lagu-lagu yang top.
Sebab standar rata-rata gaji seorang penyiar radio tidak jauh dari jumlah UMK di mana radio itu berada. Akan tetapi, dengan penghasilan itu paling tidak bisa tetap menyambung kehidupan. Besar atau kecilnya pendapatan bulanan yang kita dapatkan tentu tergantu dari bagaimana kita menyikapinya, apakah kita mampu mengelola gaji tersebut.
Inilah 7 manfaat ketika saya menjadi penyiar radio, baik komersil atau bukan komersil; 1. Berbicara Dengan Bahasa Yang Baik Dan Sopan. Menjadi penyiar radio tak lepas dari cara berbicara, mulai dari bagian membuka, isi, dan penutup. Hal ini juga sudah di latih sebelum aktif bersiaran.
Beberapa profesi yang sering kita jumpai digeluti oleh mereka yang pernah kuliah Broadcasting antara lain penyiar radio, sutradara, news anchor, videografer, editor, bahkan script writer. Tentunya, masih banyak profesi-profesi lain yang terkait dengan dunia penyiaran. Ada tim kreatif, camera person, floor director, penata musik, penata cahaya
“Di Jakarta itu ada penyiar radio yang tiap bulannya bisa bawa pulang uang Rp 60 juta. Jadi, yang cuma Rp 20 juta sebulan banyak,” kata Rafiq dalam konferensi pers pada acara Radio Day di gedung Ayana Mid Plaza. Rafiq menjelaskan, puluhan juta rupiah yang didapat oleh penyiar itu murni honor sebagai penyiar radio di salah satu radio swasta.
tqseWgI.